Xiaomi Tawarkan Redmi Note 8 Pro Meskipun Pakai Chip Mediatek

0
1673
Xiaomi Tawarkan Redmi Note 8 Pro Meskipun Pakai Chip Mediatek

KOMPAS.com – Redmi Note 8 Pro telah resmi dirilis dengan embel-embel smartphone serba pertama di Indoensia.

Selain menasbihkan diri sebagai smartphone pertama dengan kemampuan kamera 64 megapiksel, Redmi Note 8 Pro juga menjadi smartphone pertama yang mengadopsi chipset MediaTek Helio G90T di Tanah Air.

Smartphone ini pun diklaim menjadi yang tercanggih di lini Redmi Note saat ini. Bagi sebagian pecinta gadget, nama MediaTek kerap dianggap sebelah mata ketimbang Sanpdragon.

Firma riset IDC bahkan pernah mengatakan bahwa konsumen Indonesia lebih cenderung memilih ponsel ber-chipset Snapdragon ketimbang MediaTek.

Tapi Xiaomi tetap percaya diri menawarkan Redmi Note 8 Pro ke konsumennya, khususnya mereka yang hobi gaming.

“Gamer akan mendapatkan mesin berkualitas tinggi yang bisa mendukung pengalaman gaming mereka dengan gameplay yang mulus, kita juga memiliki teknologi liquid cool,” jelas Alvin Tse, Country Director Xiaomi Indonesia, saat peluncuran Redmi Note 8 dan Note 8 Pro di Jakarta (17/10/2019).

Tak hanya di Indonesia

Soal sentimen MediaTek di Indonesia, Tse menyadari hal itu. Ia bahkan mengatakan sentimen negatif tidak hanya di Indonesia, tapi juga pernah terjadi di India.

“Saya rasa masalahnya banyak, bisa karena marketing, positioning, dan alasan performa chipset sebelumnya,” ujarnya.

Begitu pula di China, saat Redmi Note 8 Pro diluncurkan perdana di negara asalnya itu, Tse mengatakan banyak ulasan awal yang cenderung negatif. Namun setelah produk sampai ke tangan pengguna, ia mengatakan respons yang diterima cukup baik.

Di panggung peluncuran, Tse sempat mengumbar skor benchmark AnTuTu untuk Redmi Note 8 Pro. Ia mengklaim, skor benchmark yang diraih adalah 283.333.

Alasan lain mengapa Xiaomi memilih MediaTek untuk versi Redmi Note 8 Pro adalah adanya kesamaan nilai.

“Mereka menawarkan chispet yang bagus dengan harga terjangkau,” kata Tse.

Khusus untuk MediaTek Helio G90T, Tse mengatakan bahwa chipset ini adalah hasil kerja sama antara tim riset dan pengembangan Xiaomi bersama MediaTek. Kolaborasi ini berjalan sejak setahun lalu.

“Kami bekerja sama di lab di Beijing untuk menciptakan chipset yang ketika digunakan untuk bermain game tetap mulus, tidak cepat panas, tingkat latensi ke jaringan dan semua fitur gaming lainnya yang menjadi fokus di chipset ini,” jelas Tse.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here