Petugas Bagikan Masker di Sejumlah Lereng Gunung Merapi Terdampak Abu Vulkanik

0
1950
Petugas Bagikan Masker di Sejumlah Lereng Gunung Merapi Terdampak Abu Vulkanik

MAGELANG, KOMPAS.com – Sebagian besar wilayah lereng Gunung Merapi terdampak abu vulkanik setelah gunung tersebut mengeluarkan awan panas, Senin (14/10/2019), pukul 16.31 WIB.

Sebaran abu meliputi Desa Ngargosoko, Mranggen, Srumbung (Kecamatan Srumbung).

Kemudian di Desa Sumber, Talun, Ngargomulyo, Kalibening, Ngadipuro, Mangunsoko.

Lalu di Dukun (Kecamatan Dukun), dan Desa Sucen, Jumoyo (Kecamatan Salam).

Abu tipis juga menyelimuti Desa Sawangan di Kecamatan Sawangan.

Lalu di Desa Tamanagung dan Muntilan di Kecamatan Muntilan. Serta di Desa Bojong dan Pabelan di Kecamatan Mungkid.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto, menjelaskan pihaknya telah membagikan masker kepada warga setempat.

Hal itu untuk mengantisipasi dampak buruk dari sebaran abu tersebut.

“Petugas BPBD sudah membagi masker di beberapa titik lokasi untuk warga,” kata Edy, Senin malam.

Awan panas terekam di seismogram dengan durasi 270 detik dan amplitudo 75 milimeter.

Terpantau kolom setinggi maksimla 3.000 meter dari puncak.

Angin bertiup ke arah Barat Daya.
Masih aman

BPBD Kabupaten Magelang telah berkoordinasi dengan BPPTKG Yogyakarta terkait kejadian ini.

Sejauh ini sebagian besar wilayah di lereng Gunung Merapi di Kabupaten Magelang masih relatif aman.

Pihaknya merekomendasikan bahwa jarak bahaya 3 kilometer dari puncak.

Di luar radius tersebut masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa.

Masyarakat dihimbau untuk mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik.

“Kami terus melakukan pmantauan baik melalui media sosial maupun rekan – rekan di Wilayah KRB III,” ungkap Edy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here