Pendapatan Samsung Turun Meski Galaxy Note 10 Laris

0
1478
Pendapatan Samsung Turun Meski Galaxy Note 10 Laris

KOMPAS.com – Pendapatan Samsung secara keseluruhan merosot, meski bisnis smartphone flagship Galaxy Note 10 dan kelas di bawahnya, seri Galaxy A dilaporkan mengalami tren kenaikan penjualan.

Setidaknya itulah inti yang bisa dirangkum dari laporan keuangan Samsung kuartal III-2019, yang baru-baru ini diumumkan ke publik.

Berdasarkan laporan finansial tersebut, total pendapatan Samsung di segala sektor bisnis tercatat di angka 7,78 triliun Won Korea.

Besaran pendapatan ini menurun drastis jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Kala itu, pendapatan Samsung dilaporkan mencapai 17,57 triliun Won Korea.

Menurut Samsung, merosotnya pendapatan ini disebabkan oleh bisnis semikonduktor (chip) yang kian lesu.

Pendapatan yang didulang dari bisnis tersebut di kuartal ketiga ini hanya tercatat 3,05 triliun Won Korea, terjun payung dari pendapatan 13,65 triliun Won Korea yang diraih pada periode yang sama di tahun 2018.

Meski pendapatan keseluruhan terbilang rendah, jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, pendapatan Samsung tercatat mengalami peningkatan sebesar 1,18 triliun Won Korea. Apa faktor penyebabnya?

Smartphone Galaxy terbaru laku di pasaran

Peningkatan pendapatan antar kuartal ini dipengaruhi oleh performa yang baik dari primadona teranyar besutan Samsung, yaitu Galaxy Note 10 yang meluncur awal Agustus lalu.

Selain itu, beragam seri Galaxy A terbaru disebut juga turut berkontribusi terhadap pendapatan Samsung.

Secara lebih rinci, pada divisi IT & Mobile Communications (IM) yang memayungi bisnis smartphone Samsung, pihaknya sendiri mencatat telah mendulang keuntungan 2,92 triliun Won Korea di kuartal ketiga 2019.

Angka tersebut meningkat 1,36 triliun Korea Won jika dibandingkan dengan kuartal kedua pada tahun yang sama.

Terlepas dari itu, untuk mengejar ketertinggalan pada bisnis semikonduktor, Samsung berencana untuk menggaet klien baru dan memperluas proses produksi chip 5nm dan 7nm (EUV) pada 2020 mendatang, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Samsung Newsroom, Jumat (1/11/2019).

Mereka juga berharap bisnis smartphone terus meningkat di kemudian hari dengan adanya produk 5G dan ponsel lipat Galaxy Fold.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here