Makan Puas Hanya 30 RM di Jonker Street Malaysia

0
1411
Makan Puas Hanya 30 RM di Jonker Street Malaysia

Sebuah kawasan yang menyediakan ragam makanan selalu menjadi daya tarik wisatawan. Termasuk saya, traveler yang doyan ngemil dan jajan. Di mana ada tukang jual jajan di situ pasti ada saya.

Maka dari itu, saat saya berkunjung ke Melaka, saya tidak mau melewati kawasan Jonker Sreet yang menyediakan beragam makanan. Saat masuk kawasan ini, dijamin perut kamu yang lapar jadi kenyang.

Kawasan ini tidak direkomendasikan bagi kamu yang sok-sokan diet. Kamu akan terjebak dalam beragam makanan yang tumpah ruah. Ibarat kata, tinggal pilih, bayar lalu ‘hap’ dan kenyang.

Jonker Street ini hanya buka saat weekend saja, yaitu Jumat, Sabtu dan Minggu. Selain itu kawasan ini hanyalah jalanan biasa dengan pemandangan kedai-kedai milik etnis China. Pasalnya Jonker Street ini memang ada di kawasan China Town, tepatnya di Jalan Hang Jebat, Melaka.

Sebelum saya bercerita lebih dalam mengenai apa yang saya lakukan di Jonker Street. Saya akan bagikan tips mengunjungi kawasan ini.

1. Pastikan perut kamu benar-benar lapar saat menyusuri Jonker Street. Pasalnya di sana banyak makanan, jika sebelum datang kamu sudah kenyang, dijamin kamu nggak akan bakal bisa jajan.

Aroma masakan saling bertebaran di udara dan siap merajai indera penciuman kamu dan membuat kamu kehilangan napsu makan.

2. Teliti sebelum membeli jajanan. Di kawasan itu tidah hanya menjual makanan halal saja, tetapi sejumlah makanan non-halal pun menggoda para penikmatnya. Jadi, teliti sebelum membeli, agar tidak terjebak.

3. Listing, makanan apa yang ingin kamu buru, agar tidak terlewatkan. Sayang banget kan, udah jajan sana sini, eh yang dipengin dari awal tidak terbeli, dan pas lagi inget perut sudah kenyang.

4. Sebaiknya batasi bujet untuk jajan, pasalnya berapapun uang yang kamu sediakan dijamin pasti ludes dengan sekejap mata.

5. Jangan pergi sendirian. Pergilah beramai-ramai, selain seru kamu juga bisa sharing cost. Beli satu porsi dimakan ramai-ramai. Ini lebih hemat dan tentunya kamu bisa merasakan beragam makanan, bukan?

Hal yang paling seru, gokil dan sedikit rusuh adalah kegiatan saya dan teman-teman saat mengunjungi Jonker Street. Lantaran teman perjalanan saya tidak hanya berasal dari Indonesia saja, melainkan bersama teman-teman dari Malaysia, kami pun sepakat membuat challenge.

Kami bertarung membawa nama bangsa, untuk memenangkan kompetisi yang sudah kami sepakati. Challenge-nya adalah belanja makanan dengan uang 30 RM. Pemenangnya adalah mereka yang mendapatkan makanan paling beragam dan paling banyak jumlahnya.

Awalnya pesimis dan bingung untuk menjajankan uang 30 RM tersebut. Saya pikir dapat apa dengan uang segitu? Ternyata, setelah dibelanjakan dapat jajanan sebanyak 15 item dong. Itu pun sudah sama minumannya.

Ternyata, makanan yang dijajakan rata-rata harganya hanya 2 RM sampai 10 RM. Minuman satu cup misalnya, hanya 5 RM, bahkan ada yang kurang dari itu. Tergantung jenis minuman dan size cup-nya. Sementara itu, makanan sejenis sate-satean mulai 1 RM satu tusuknya.

Selama 30 menit, tim Indonesia berhasil kalahkan tim Malaysia. Tim Indonesia mendapatkan 15 jenis makanan sedangkan tim Malaysia hanya 14 jenis. Meskipun menang tipis, kami bahagia.

Meskipun kami sedang bertanding, namun kami tidak bermusuhan. Justru timbul kerusuhan-kerusuhan yang sifatnya bercanda. Sampai kami menjadi pusat perhatian pengunjung lainnya. Usai challenge, kami pun makan bersama, tertawa dan saling berbagi.

Kebersamaan saat traveling memang harus dibangun. Itulah yang kami lakukan, meskipun kami berbeda negara dan berbeda Bahasa, tetapi soal jalan-jalan kami satu frekuensi. Jonker Sreet menjadi tempat untuk mempererat persahabatan antar bangsa yang jalin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here