Konten Kreator Ini Kian Melejit Berkat TikTok

0
1760
Konten Kreator Ini Kian Melejit Berkat TikTok

VIVA – Kamu punya banyak ide untuk kreasi konten daring, tapi bingung bagaimana menuangkannya? Jangan bingung sudah banyak kok sekarang platform daring yang bisa mewadahi kreativitasmu.

Sudah pernah dengar aplikasi TikTok bukan? Aplikasi video berdurasi pendek ini belakangan sedang digandrungi oleh milenial dan kreator konten lho.

Salah satu yang merasakan manfaat TikTok adalah kreator konten asal Surabaya, Jawa Timur, yakni Kelly dan Sandy.

Kelly mengaku bakatnya yakni kemampuan menari alias dance. Selama dua tahun ini, kreator konten yang sehari-hari mengajar di Taman Kanak-kanak ini, menggunakan TikTok untuk menuangkan kreasinya.

Kelly dan Sandy merasa, fitur dan layanan yang tersedia di TikTok cukup menyokong kreativitasnya. Bagaimana tidak guys, misalnya nih Kelly, dia mengaku berkat TikTok ini jumlah follower-nya makin meroket lho.

“Jadi aku bikin video di TikTok itu sekitar 1,5 sampai 2 tahun belakangan ini. Dan sampai saat ini, jumlah follower aku sudah mencapai 160 ribu,” ujar Kelly.

Cewek usia 20 tahun itu mengatakan jumlah follower-nya melonjak signifikan baru belakangan ini. Dan dia mengakui, kenaikan itu berkat booming dan tren Tik Tok.

“Follower 160 ribu itu baru-baru bulan terakhir ini. Melejit banget akhir-akhir ini. Awalnya follower 90 ribu,” tuturnya.

Kelly yang membuat video di Surabaya itu mengungkapkan, melalui TikTok, dia bisa menuangkan kreasinya bukan cuma dance saja. Sebab, aplikasi yang dibuat oleh anak perusahaan ByteDance ini menyediakan banyak ragam konten lho.

“Aku biasanya kan lebih kepada dance. Cuma di TikTok apa sukanya yaitu nggak cuma dance doang. Di sini bisa bikin video nyanyi, video lucu-lucu di situ. Dan kalau untuk orang lain ada masak, pendidikan, banyak sekali. Personally aku ke dance, nyanyi sama bikin video-video lucu,” tuturnya.

Rasa malu

Segendang sepenarian, Sandy yang juga berusia 20 tahun mengaku makin asyik membuat konten dengan menggunakan TikTok lho.

Sandy menceritakan awalnya dia iseng saja menginstal TikTok untuk menuangkan kreativitasnya.

Menariknya, ada halangan pada awal-awal dia membuat kreasi. Karakternya yang pemalu membuatnya berhenti menggunakan dan menuangkan kreasinya di TikTok.

Untungnya, ada sahabatnya yang mendukung Sandy untuk melawan rasa malunya dan terus membuat kreasi di platform video pendek tersebut.

“Sebenarnya dulu aku bercita-cita ingin jadi dokter, tapi karena ekonomi yang tidak mendukung akhirnya saya memutuskan untuk bekerja terlebih dahulu, tetapi saya berniat akan segera kuliah,” tuturnya.

Akhirnya, Sandy mulai terbuka dan menggali kreativitasnya untuk menciptakan konten di TikTok.

Seiring waktu, konten Sandy di Tik Tok mulai berkembang. Berkat konten di TikTok, Sandy kini diajak kerja sama dengan beberapa instansi untuk membuat video guys!. Akhirnya saat ini jumlah follower akun Tik Tok Sandy mencapai 3,3 juta follower lho.

Nah, Sandy mengaku video-videonya di TikTok itu bukan cuma untuk hura-hura lho. Pendapatan dari konten di platform itu dipakai untuk membahagiakan ibunya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here