Google Mulai Mengembangkan Pada Pixel 5G?

0
1675
Google Mulai Mengembangkan Pada Pixel 5G

Jakarta: Google dilaporkan telah memulai produksi ponsel Pixel berkonektivitas jaringan 5G untuk diujikan. Perangkat ini merupakan perangkat berbeda dari dua ponsel di lini Pixel 4 yang hanya berbekal konektivitas jaringan 4G.

Namun, Google tidak akan meluncurkan Pixel 5G pada tahun 2019 ini, sebab sumber yang dikutip Nikkei Asian Review menyebut perusahaan berkantor pusat di Mountain View ini akan menunggu hingga musim semi tahun 2020 mendatang untuk meluncurkan ponsel cerdas tersebut.

Rumor yang beredar juga menyebut bahwa Google akan meluncurkan Pixel 5G pada musim semi tahun 2020 bersamaan dengan versi Pixel dengan harga lebih terjangkau, yaitu Pixel 4a. Hal ini akan menjadikan Google sebagai pesaing utama Apple, yang juga baru akan menghadirkan perangkat terbarunya pada bulan September 2020 mendatang.

Namun Apple dikabarkan akan meluncurkan iPhone baru sebelum bulan September 2020, yaitu penerus iPhone SE yang saat ini tengah menjadi bahan pembicaraan masyarakat. Namun, perangkat ini tidak akan mampu bersaing dengan Pixel 5G, sebab tidak didukung konektivitas jaringan tersebut.

Produksi Pixel 5G untuk pengujian dilakukan Google di Tiongkok, namun unit yang ditujukan untuk pasar Amerika Serikat akan diproduksi di negara lain untuk menghindari perang dagang. Vietnam diperkirakan menjadi negara yang paling potensial untuk dipilih sebagai lokasi produksi unit untuk pasar Amerika Serikat tersebut.

Menyoal pangsa pasar, Pixel masih memiliki pangsa pasar yang tergolong kecil yaitu sekitar 0,05 persen. Namun, pada tahun 2019 ini, Google dilaporkan berencana untuk meningkatkan pendistribusian ponsel ini, menjadi 10 juta unit.

Selain itu, Google Fi seharusnya meluncurkan layanan pada jaringan 5G berbasis pada jaringan milik operator seluler Amerika Serikat Sprint pada awal tahun 2019 ini, namun hingga saat ini Google belum meluncurkannya.

Penundaan tersebut diperkirakan akibat penyatuan dua perusahaan telekomunikasi Amerika Serikat, yaitu Sprint dan T-Mobile. Sebelumnya, Google mengonfirmasi bahwa seluruh ponsel yang dirilis setelah 31 Januari 2020 harus menggunakan sistem operasi Android 10.

Google akan mengizinkan penggunaan Google Mobile Services (GSM) hanya jika Original Equipment Manufacturer (OEM) telah menghadirkan sistem operasi atau antarmuka pengguna berbasis Android 10.

Langkah ini dilakukan raksasa teknologi asal Mountain View tersebut guna memastikan seluruh manufaktur akan menyediakan software versi terbaru kepada konsumen mereka, sehingga Google akan dapat menggulirkan update keamanan secara rutin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here